21 Tahun Berlalu, Anak yang Ditinggal di Halte Saat Masih Bayi ini, Sekarang Cari Orangtuanya

oleh

Enterberita.com – Kisah sedih dari seorang pemuda yang bernama Mohamad Putera Zainudin yang tempat tinggalnya di malaysia.

Postingan nya yang di medos membuat viral , netizen banyak terharu dan bersimpati pada nya.

Di dalam postingan tersebut ia bercerita tentang ia bertemu dengan orang tua kandung nya.

Kenapa ?

Karena selama ini 21 tahun ia ternyata tidak tinggal bersama dengan ibu kandungnya.

Saat ia berumur 10 hari ia sudah di tinggalkan di Halte Bus di malaysia, lalu ia di adopsi oleng orang tua asuhnya.

Dan kini sudah 21 tahun berlalu, Putera Zainudin sangat ingin bertemu ibu kandung ya, yang sudah melahirkan nya.

Dalam postingan nya , ia juga tak lupa memberi foto saat ia masih bayi dan saat di temukan di temuka di halte.

“So this is the article. Nama JM tu is Normah Mat Rafin. she’s found me. Can anybody help me to track her?”

Karna postingan nya menjadi viral, banyak yang media yang membantunya.

Keinginannya untuk bertemu ibu kandung nya, di dukung penuh oleh orang tua asuhnya saat ini.

Ia di beritahu soal itu , saat ia masih anak-anak.

anak

Saat orang tua angkatnya bercerita , ia di temukan di halte air mata Putera pun tidak terbendung lagi.

“Menitik air mata saya saat tahu saya dijumpai orang di perhentian (halte) bas. Bagaimanapun, pasti ada sebab mengapa ibu bapa kandung saya bertindak seperti itu,”

“Keluarga angkat mengambil saya sejak saya berusia sembilan bulan. Ibu bapak angkat saya memang berterus-terang memberitahu, bahwa
saya adalah anak angkat sejak di TK,” katanya.

“Saya harus menerima kenyataan itu,” katanya yang juga anak tunggal dalam keluarga angkatnya itu.

Ia juga mengatakan ingin sekali bertemu dengan kedua orang tuanya yang melahirkannya.

Putera sudah mencari banyak informasi ke berbagai pihak, namun tidak mendapatkan info yang benar.

Ia hanya di tunjukkan oleh lembaga sebuah kliping koran tentang diirinya saat di temukan di halte.

“Bagaimanapun, pengurus rumah kanak-kanak itu hanya menyerahkan kliping sebelum meminta saya baca sendiri,” katanya.

klik

Ia mengaku saat membaca koran tersebut, hatinya sangat sedih kenapa orang tuanya tega membuang ya di halte di waktu kecil.

“Saya sangat berharap bisa berjumpa keluarga kandung dengan mudah saat datang ke rumah kanak-kanan itu, namun dugaan saya meleset. Tidak sangka, saya ternyata anak yang dijumpai di perhentian bus oleh seorang bidan kampung atau kini dikenali jururawat masyarakat saat berusia 10 hari,” ujarnya.

Hal tersebut membuat para netizen terharu akan cerita dan jalan kehidupan yang di alami M.putera zaenudin itu.